Mengenal Raphael Varane Lebih Dekat

Leverkusen Terpaksa Hentikan Schmidt

Selama ini, banyak sekali bukan pihak klub yang memberi kepercayaan pada pelatih, manajer, dan play maker sebuah tim sepak bola demi kesuksesannya? Hal seperti ini terutama dititkberatkan pada pelatih yang dipercaya menjadi panutan untuk timnya. Hal seperti ini tampaknya juga berlaku pada sebuah tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen.

 

Kualitas Pelatih Tim Sepak Bola

Jika memiliki kualitas pelatih yang dianggap tak baik, pada umumnya sebuah tim bisa memberhentikan seorang pelatih. Sebab, target yag diinginkan oleh tim tak berhasil tercapai, sehingga mereka membutuhkan pihak yang dinilai lebih berkompeten dalam hal ini. Hal yang wajar seperti ini mungkin juga dialami tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen.

 

Seperti yang kita tahu, hal seperti ini sebenarnya sangat wajar. Namun, adanya jasa sekaligus pencapaian dari hasil kerja pelatih tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen terdahulu tampaknya tak bisa mengubah keadaan. Sebab, penilaian secara umum lebih banyak dilihat dan berpacu pada pencapaian tim yang sekarang dan akan datang.

 

Lalu, seperti apa kualitas pelatih tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen sekaligus informasi yang lebih lengkap, sehingga pria bernama Roger Schmidt tersebut terpaksa diberhentikan dari jabatannya? Jika Anda merasa penasaran denga infonya, maka di bawah ini sudah disiapkan ulasannya untuk menjawab rasa penasaran Anda.

 

Bayern Leverkusen Terpaksa Pecat Roger Schmidt

Meskipun masih berkompetisi pada ajang Liga Champions, tampaknya tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen dengan terpaksa harus memecat pelatih mereka, yaitu Roger Schmidt. Hal ini juga disusul dengan kekalahan memalukan tim tersebur dengan skor dkhir 2-6 atas Borussia Dortmund tepatnya pada Bundesliga.

 

Pada musim ini, Roger Schmidt yang berusia 49 tahun merupaka pelatih ke-9 yang dipecat oleh tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen. Schmidt sudah melatih klub sepak bola ini sejak bulan Juli tahun 2014. Ia dipecat setelah menelan 3 kali kekalahan secara beruntun pada seluruh kompetisi dan menjadi tim asuhannya terjebak di peringkat tengah.

 

Michael Schade, selaki direktur pelaksana tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen mengatakan bahwa pihaknya mengingat perkembangan olah raga sekarang, mereka menyimpulkan bahwa adanya perpisahan memang menyakitkan, namun tak bisa dihindari, demi perkembangan lebih lanjut dari tim tersebut, yaitu Bayern Leverkusen.

 

Tak hanya itu, Michael Schade mengatakan bahwa ia secara pribadi sangat menyesalkan hal ini, sebab Roger Schmidt telah banyak berjasa pada pihak tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen.

 

Menurut Michael Schade, semasa kepelatihan Riger Schmidt, tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen bisa lolos 3 kali ke fase grup di Liga Champions dan pria tersebut pun menerapkan filosofi mereka agar mengembangkan para pemain muda ke kancah internasional yang bisa menimbulkan nilai-nilai untuk jangka panjang.

 

Sementara itu, catatan buruk tim sepak bola yang bernama Bayern Leverkusen diawali dengan kekalahan dengan skor akhir 2-4 pada laga tandang fase 16 besar pada leg pertama di ajang Liga Champions, atas Atletico Madrid pada tanggal 21 Februari.

 

Tak hanya itu, pada Sabtu lalu, tim sepak bola yang dinamakan Bayern Leverkusen  mengalami kekalahan telak dari Dortmund yang memaksa tim sepak bola ini harus berada pada posisi ke-9 Bundesliga, yang terpaut 11 angka untuk lolos ke Liga Champions di musim yang akan datang.